Tuesday, January 07, 2014

Castaway on the Moon : Muaranya adalah Harapan (Awas Spoiler!)

Jangan tertipu sama posternya yang terkesan mirip poster film Dono-Kasino-Indro. Ini salah satu film terbaik yang pernah gue tonton!

Pesan di film Castaway on the Moon begitu verbal. Kata "harapan" atau "hope" atau apalah dalam bahasa Korea-nya itu ya.... diucapkan berulang kali di film Korea Selatan yang dirilis tahun 2009 ini.

Tapi buat penggemar film dengan pesan subtil, nggak perlu kecewa. Konflik dan alur cerita film ini oke punya, jadi nggak perlu menyayangkan betapa verbalnya pesan film ini. Komedinya satir. Endingnya: open ending.

Ceritanya...

Ada seorang cowok yang mau bunuh diri, udah nyoba berkali-kali tapi gagal terus. Akhirnya dia terdampar di sebuah pulau kecil di Sungai Han. Capek bunuh diri tapi nggak mati-mati, akhirnya dia berhenti mencoba bunuh diri, lalu bertekad melanjutkan hidup di tempat terasing itu, meski hidup ala manusia purba.

Kebalikan dari cowok yang semangat hidupnya tinggi itu, ada cewek yang justru hidup seperti asal hidup. Karena alasan tertentu, cewek ini mengurung diri di kamar 24 jam sehari, sepanjang tahun. Cewek ini baru 'hidup' kalau sudah masuk ke dunia cyber, dan doi kecanduan game online. Satu-satunya interaksi sama dunia di luar apartemennya adalah dengan meneropong.

Suatu hari, cewek ini melihat si cowok purba lewat teropongnya. Dia sempat mengira kalau dia meneropong bulan, dan cowok itu adalah alien. Lalu terjadilah kisah cinta yang unik antara mereka berdua. Mulai dari cara berkomunikasinya, sampai cara nunjukin gimana agungnya hidup dengan punya harapan, dan ngehe-nya hidup tanpa harapan.


Pengetahuan baru yang gue dapat.... 

Di film ini ada adegan kegiatan kota Seoul freezing selama beberapa menit saat dibunyikannya sirene kota. Ternyata, di Korea Selatan memang dua kali dalam setahun dibunyikan sirene super kencang begini. Gunanya untuk tanda latihan evakuasi penduduk, sebagai persiapan serangan Korea Utara. (sumber: imdb)

Emang nilai tambah tuh, kalau suatu cerita bisa memasukkan sesuatu yang khas daerah itu, terutama kalau sesuatu itu punya peran penting untuk alur dan kelokan (twist) cerita. Yah kayak manfaatin sirene itu.


Tentang keberhasilan film ini.... 

Film ini minim sekali dialog. Tapi dalam sedikit kata justru lebih banyak yang disampaikan. Mulai dari hubungan dengan keluarga, konsep diri, dan tentunya harapan itu tadi. Akting Jung Ryeo Won si pemeran cewek nggak pernah mengecewakan. Dan pemeran cowok itu, Jung Jae Young, bahkan lebih mengesankan lagi sebagai orang purba di pulau terabaikan, di masa modern.

Info tentang sutradara yang merangkap penulisnya, Hey Jun Lee, cuma seuprit. Tapi kalau baca dari situs IMDB, gue tertarik nyari film yang doi tulis: Au Revoir, UFO alias Annyeong UFO.

Sebagai bukti kalau Castaway on the Moon ini salah satu film terbaik yang pernah ada, ini list penghargaannya:
  • NETPAC Award - 2009 (29th) Hawaii International Film Festival - October 15–25, 2010
  • Best Actor (Jung Jae-Young) - 2009 (32nd) Golden Cinematography Awards - December, 2009
  • Audience Award - 2010 (12th) Udine Far East Film - April 23-May 1, 2010
  • Black Dragon Audience Award - 2010 (12th) Udine Far East Film - April 23-May 1, 2010
  • NYAFF 2010 Audience Award - 2010 (9th) New York Asian Film Festival - June 25 - July 8, 2010
  • Special Jury Prize: - 2010 (14th) Fantasia Film Festival - July 8–28, 2010
  • Audience Awards - Best Asian Film (Bronze) - 2010 (14th) Fantasia Film Festival - July 8–28, 2010

Jadi emang berkah nih film tentang Harapan ini. Baguslah. Ngingetin banyak orang, kalau sesusah apa pun hidupmu, kalau kamu punya harapan, kamu akan mengatasi semua halangan. Yesssss!!!


1 comment:

Unknown said...

Hari ini baru liat film castaway....bener-bener bagus dan menyentuh jalan ceritanya